MUHAMMAD ABDUL GANI

Berpacu Menjadi Yang Terbaik

Apakah Mesin Tik Masih Dibutuhkan

diposting oleh muhammad-abdul-gani-fst18 pada 20 August 2019
di unair.ac.id - 0 komentar

Bagi Teman-Teman yang bersekolah/kuliah di era tahun 80-an hingga pertengahan 90-an, mungkin sudah sangat familiar dengan yang namanya “mesin tik”. 

Yah, alat ketik manual tersebut sangat diperlukan untuk mengetik tugas-tugas sekolah/kampus, seperti bikin Paper, Makalah, Skripsi, dan berkas-berkas administrasi lainnya. Bahkan waktu itu, mesin tik adalah Laptop-nya para mahasiswa. 

Namun sekitar tahun 1995, popularitas mesin tik mulai tergeser setelah Microsoft Corporation meluncurkan Windows 95, dan perangkat PC serta Printer mulai banyak beredar di pasaran. 

Meski di era digital sekarang PC/Laptop serta Printer hampir merata di masyarakat, namun keberadaan mesin tik masih sering kita lihat di kantor-kantor dan instansi tertentu. 

Dan di toko-toko ATK, peralatan mesin tik, seperti kertas karbon dan pita tinta masih ada dijual. 

Lalu, kita mungkin bertanya-tanya: Masihkah di zaman now, mesin tik diperlukan? 

Saya sendiri menjawab “YA”, dan inilah alasan-alasannya: 

1. Untuk Mengisi Blangko/Formulir 

Blangko atau formulir adalah dokumen yang harus diisi pada kolom dan baris tertentu. 

Sekarang masih banyak blangko / formulir yang harus diisi secara manual, entah dengan tulis tangan atau harus diketik. Misalnya kuitansi, SPJ, KRS, dll. 

Posisi ini tentu akan sulit untuk diisi dengan komputer, karena printer biasanya bersifat otomatis, sehingga hasil cetak bisa tidak pas pada kolom/baris tersebut. 

Jika tidak pas, maka satu teks bisa menutup teks lainnya. Beda dengan mesin tik, posisi kertas bisa diatur dan disesuaikan secara manual. 


2. Untuk Mengetik di Kertas Karbon 

DI ZAMAN NOW, MASIHKAH MESIN TIK DIPERLUKAN?

Kertas karbon dapat menghasilkan beberapa lembar duplikat dokumen sekaligus dalam satu kali ketik. 

Untuk mengetik dokumen biasa, kantor atau instansi tertentu biasaya memakai Printer jenis Dot Matrix. 

Namun untuk dokumen yang berbetuk Blangko atau Formulir, masih harus menggunakan mesin tik, seperti yang dijelaskan pada poin 1 di atas. 


3. Sebagai Cadangan Jika Komputer Rusak atau Listrik Padam.

Peralatan elektronik memerlukan listrik sebagai sumber daya. Jika listrik padam, maka peralatan komputer tidak dapat digunakan. 

Dalam kondisi darurat seperti ini, mesin tik masih bisa digunakan untuk hal sederhana seperti membuat Surat Keretangan, dan sejenisnya. 

Nah, bagi Agan-Agan yang masih punya mesin tik yang kondisinya masih bagus, simpan saja! Siapa tahu suatu saat ia akan menjadi barang antik yang sangat mahal harganya.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :